Perkembangan Islam di Indonesia

A. Awal Masuknya Islam di Indonesia
Ketika Islam datang di Indonesia, berbagai agama dan kepercayaan seperti animisme, dinamisme, Hindu dan Budha, sudah banyak dianut oleh bangsa Indonesia bahkan dibeberapa wilayah kepulauan Indonesia telah berdiri kerajaan-kerajaan yang bercorak Hindu dan Budha. Misalnya kerajaan Kutai di Kalimantan Timur, kerajaan Taruma Negara di Jawa Barat, kerajaan Sriwijaya di Sumatra dan sebagainya. Namun Islam datang ke wilayah-wilayah tersebut dapat diterima dengan baik, karena Islam datang dengan membawa prinsip-prinsip perdamaian, persamaan antara manusia (tidak ada kasta), menghilangkan perbudakan dan yang paling penting juga adalah masuk kedalam Islam sangat mudah hanya dengan membaca dua kalimah syahadat dan tidak ada paksaan.
Tentang kapan Islam datang masuk ke Indonesia, menurut kesimpulan seminar “ masuknya Islam di Indonesia” pada tanggal 17 s.d 20 Maret 1963 di Medan, Islam masuk ke Indonesia pada abad pertama hijriyah atau pada abad ke tujuh masehi. Menurut sumber lain menyebutkan bahwa Islam sudah mulai ekspedisinya ke Nusantara pada masa Khulafaur Rasyidin (masa pemerintahan Abu Bakar Shiddiq, Umar bin Khattab, Usman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib), disebarkan langsung dari Madinah.

 

 

B.Perkembangan Islam di Beberapa Wilayah Nusantara
1. Di Sumatra
Kesimpulan hasil seminar di Medan tersebut di atas, dijelaskan bahwa wilayah Nusantara yang mula-mula dimasuki Islam adalah pantai barat pulau Sumatra dan daerah Pasai yang terletak di Aceh utara yang kemudian di masing-masing kedua daerah tersebut berdiri kerajaan Islam yang pertama yaitu kerajaan Islam Perlak dan Samudra Pasai.
Menurut keterangan Prof. Ali Hasmy dalam makalah pada seminar “Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Aceh” yang digelar tahun 1978 disebutkan bahwa kerajaan Islam yang pertama adalah kerajaan Perlak. Namun ahli sejarah lain telah sepakat, Samudra Pasailah kerajaan Islam yang pertama di Nusantara dengan rajanya yang pertama adalah Sultan Malik Al-Saleh (memerintah dari tahun 1261 s.d 1297 M). Sultan Malik Al-Saleh sendiri semula bernama Marah Silu. Setelah mengawini putri raja Perlak kemudian masuk Islam berkat pertemuannya dengan utusan Syarif Mekkah yang kemudian memberi gelar Sultan Malik Al-Saleh.
Kerajaan Pasai sempat diserang oleh Majapahit di bawah panglima Gajah Mada, tetapi bisa dihalau. Ini menunjukkan bahwa kekuatan Pasai cukup tangguh dikala itu. Baru pada tahun 1521 di taklukkan oleh Portugis dan mendudukinya selama tiga tahun. Pada tahun 1524 M Pasai dianeksasi oleh raja Aceh, Ali Mughayat Syah. Selanjutnya kerajaan Samudra Pasai berada di bawah pengaruh keSultanan Aceh yang berpusat di Bandar Aceh Darussalam (sekarang dikenal dengan kabupaten Aceh Besar).
Munculnya kerajaan baru di Aceh yang berpusat di Bandar Aceh Darussalam, hampir bersamaan dengan jatuhnya kerajaan Malaka karena pendudukan Portugis. Dibawah pimpinan Sultan Ali Mughayat Syah atau Sultan Ibrahim kerajaan Aceh terus mengalami kemajuan besar. Saudagar-saudagar muslim yang semula berdagang dengan Malaka memindahkan kegiatannya ke Aceh. Kerajaan ini mencapai puncak kejayaannya pada masa pemerintahan Iskandar Muda Mahkota Alam ( 1607 – 1636).
Kerajaan Aceh ini mempunyai peran penting dalam penyebaran Agama Islam ke seluruh wilayah Nusantara. Para da’i, baik lokal maupun yang berasal dari Timur Tengah terus berusaha menyampaikan ajaran Islam ke seluruh wilayah Nusantara. Hubungan yang telah terjalin antara kerajaan Aceh dengan Timur Tengah terus semakin berkembang. Tidak saja para ulama dan pedagang Arab yang datang ke Indonesia, tapi orang-orang Indonesia sendiri banyak pula yang hendak mendalami Islam datang langsung ke sumbernya di Mekah atau Madinah. Kapal-kapal dan ekspedisi dari Aceh terus berlayar menuju Timur Tengah pada awal abad ke 16. Bahkan pada tahun 974 H. atau 1566 M dilaporkan ada 5 kapal dari kerajaan Asyi (Aceh) yang berlabuh di bandar pelabuhan Jeddah. Ukhuwah yang erat antara Aceh dan Timur Tengah itu pula yang membuat Aceh mendapat sebutan Serambi Mekah.

2. Di Jawa
Benih-benih kedatangan Islam ke tanah Jawa sebenarnya sudah dimulai pada abad pertama Hijriyah atau abad ke 7 M. Hal ini dituturkan oleh Prof. Dr. Buya Hamka dalam bukunya Sejarah Umat Islam, bahwa pada tahun 674 M sampai tahun 675 M. sahabat Nabi, Muawiyah bin Abi Sufyan pernah singgah di tanah Jawa (Kerajaan Kalingga) menyamar sebagai pedagang. Bisa jadi Muawiyah saat itu baru penjajagan saja, tapi proses dakwah selanjutnya dilakukan oleh para da’i yang berasal dari Malaka atau kerajaan Pasai sendiri. Sebab saat itu lalu lintas atau jalur hubungan antara Malaka dan Pasai disatu pihak dengan Jawa dipihak lain sudah begitu pesat.
Adapun gerakan dakwah Islam di Pulau Jawa selanjutnya dilakukan oleh para Wali Sanga, yaitu :
a. Maulana Malik Ibrahim atau Sunan Gresik
Beliau dikenal juga dengan sebutan Syeikh Magribi. Ia dianggap pelopor penyebaran Islam di Jawa. Beliau juga ahli pertanian, ahli tata negara dan sebagai perintis lembaga pendidikan pesantren. Wafat tahun 1419 M.(882 H) dimakamkan di Gapura Wetan Gresik

b. Raden Ali Rahmatullah (Sunan Ampel)
Dilahirkan di Aceh tahun 1401 M. Ayahnya orang Arab dan ibunya orang Cempa, ia sebagai mufti dalam mengajarkan Islam tak kenal kompromi dengan budaya lokal. Wejangan terkenalnya Mo Limo yang artinya menolak mencuri, mabuk, main wanita, judi dan madat, yang marak dimasa Majapahit. Beliau wafat di desa Ampel tahun 1481 M.
Jasa-jasa Sunan Ampel :
1) Mendirikan pesantren di Ampel Denta, dekat Surabaya. Dari pesantren ini lahir para mubalig kenamaan seperti : Raden Paku (Sunan Giri), Raden Fatah (Sultan Demak pertama), Raden Makhdum (Sunan Bonang), Syarifuddin (Sunan Drajat) dan Maulana Ishak yang pernah diutus untuk menyiarkan Islam ke daerah Blambangan.
2) Berperan aktif dalam membangun Masjid Agung Demak yang dibangun pada tahun 1479 M.
3) Mempelopori berdirinya kerajaan Islam Demak dan ikut menobatkan Raden Patah sebagai Sultan pertama.

c. Sunan Giri (Raden Aenul Yaqin atau Raden Paku)
Ia putra Syeikh Yakub bin Maulana Ishak. Ia sebagai ahli fiqih dan menguasai ilmu Falak. Dimasa menjelang keruntuhan Majapahit, ia dipercaya sebagai raja peralihan sebelum Raden Patah naik menjadi Sultan Demak. Ketika Sunan Ampel wafat, ia menggantikannya sebagai mufti tanah Jawa.

d. Sunan Bonang (Makhdum Ibrahim)
Putra Sunan Ampel lahir tahun 1465. Sempat menimba ilmu ke Pasai bersama-sama Raden Paku. Beliaulah yang mendidik Raden Patah. Beliau wafat tahun 1515 M.

e. Sunan Kalijaga (Raden Syahid)
Ia tercatat paling banyak menghasilkan karya seni berfalsafah Islam. Ia membuat wayang kulit dan cerita wayang Hindu yang diislamkan. Sunan Giri sempat menentangnya, karena wayang Beber kala itu menggambarkan gambar manusia utuh yang tidak sesuai dengan ajaran Islam. Kalijaga mengkreasi wayang kulit yang bentuknya jauh dari manusia utuh. Ini adalah sebuah usaha ijtihad di bidang fiqih yang dilakukannya dalam rangka dakwah Islam.

f. Sunan Drajat
Nama aslinya adalah Syarifudin (putra Sunan Ampel, adik Sunan Bonang). Dakwah beliau terutama dalam bidang sosial. Beliau juga mengkader para da’i yang berdatangan dari berbagai daerah, antara lain dari Ternate dan Hitu Ambon.

g. Syarif Hidayatullah
Nama lainnya adalah Sunan Gunung Jati yang kerap kali dirancukan dengan Fatahillah, yang menantunya sendiri. Ia memiliki keSultanan sendiri di Cirebon yang wilayahnya sampai ke Banten. Ia juga salah satu pembuat sokoguru masjid Demak selain Sunan Ampel, Sunan Kalijaga dan Sunan Bonang. Keberadaan Syarif Hidayatullah dengan kesultanannya membuktikan ada tiga kekuasaan Islam yang hidup bersamaan kala itu, yaitu Demak, Giri dan Cirebon. Hanya saja Demak dijadikan pusat dakwah, pusat studi Islam sekaligus kontrol politik para wali.
h. Sunan Kudus
Nama aslinya adalah Ja’far Sadiq. Lahir pada pertengahan abad ke 15 dan wafat tahun 1550 M. (960 H). Beliau berjasa menyebarkan Islam di daerah kudus dan sekitarnya. Ia membangun masjid menara Kudus yang sangat terkenal dan merupakan salah satu warisan budaya Nusantara.

i. Sunan Muria
Nama aslinya Raden Prawoto atau Raden Umar Said putra Sunan Kalijaga. Beliau menyebarkan Islam dengan menggunakan sarana gamelan, wayang serta kesenian daerah lainnya. Beliau dimakamkan di Gunung Muria, disebelah utara kota Kudus.
Diparuh awal abad 16 M, Jawa dalam genggaman Islam. Penduduk merasa tentram dan damai dalam ayoman keSultanan Demak di bawah kepemimpinan Sultan Syah Alam Akbar Al Fatah atau Raden Patah. Hidup mereka menemukan pedoman dan tujuan sejatinya setelah mengakhiri masa Siwa-Budha serta animisme. Merekapun memiliki kepastian hidup bukan karena wibawa dan perbawa sang Sultan, tetapi karena daulah hukum yang pasti yaitu syari’at Islam
“Salokantara” dan “Jugul Muda” itulah dua kitab undang-undang Demak yang berlandaskan syari’at Islam. Dihadapan peraturan negeri pengganti Majapahit itu, semua manusia sama derajatnya, sama-sama khalifah Allah di dunia. Sultan-Sultan Demak sadar dan ikhlas dikontrol oleh kekuasaan para Ulama atau Wali. Para Ulama itu berperan sebagai tim kabinet atau merangkap sebagai dewan penasehat Sultan.
Dalam versi lain dewan wali sanga dibentuk sekitar 1474 M. oleh Raden Rahmat (Sunan Ampel), membawahi Raden Hasan, Maftuh Ibrahim, Qasim (Sunan Drajat) Usman Haji (ayah Sunan Kudus, Raden Ainul Yakin (Sunan Gresik), Syekh Sutan Maharaja Raden Hamzah, dan Raden Mahmud. Beberapa tahun kemudian Syekh Syarif Hidayatullah dari Cirebon bergabung di dalamnya. Sunan Kalijaga dipercaya para wali sebagai muballig keliling. Disamping wali-wali tersebut, masih banyak Ulama yang dakwahnya satu kordinasi dengan Sunan Ampel hanya saja, sembilan tokoh Sunan Wali Sanga yang dikenal selama ini memang memiliki peran dan karya yang menonjol dalam dakwahnya.

3. Di Sulawesi
Ribuan pulau yang ada di Indonesia, sejak lama telah menjalin hubungan dari pulau ke pulau. Baik atas motivasi ekonomi maupun motivasi politik dan kepentingan kerajaan. Hubungan ini pula yang mengantar dakwah menembus dan merambah Celebes atau Sulawesi. Menurut catatan company dagang Portugis pada tahun 1540 saat datang ke Sulawesi, di tanah ini sudah ditemui pemukiman muslim di beberapa daerah. Meski belum terlalu banyak, namun upaya dakwah terus berlanjut dilakukan oleh para da’i di Sumatra, Malaka dan Jawa hingga menyentuh raja-raja di kerajaan Gowa dan Tallo atau yang dikenal dengan negeri Makasar, terletak di semenanjung barat daya pulau Sulawesi.
Kerajaan Gowa ini mengadakan hubungan baik dengan kerajaan Ternate dibawah pimpinan Sultan Babullah yang telah menerima Islam lebih dahulu. Melalui seorang da’i bernama Datuk Ri Bandang agama Islam masuk ke kerajaan ini dan pada tanggal 22 September 1605 Karaeng Tonigallo, raja Gowa yang pertama memeluk Islam yang kemudian bergelar Sultan Alaudin Al Awwal (1591-1636 ) dan diikuti oleh perdana menteri atau Wazir besarnya, Karaeng Matopa.
Setelah resmi menjadi kerajaan bercorak Islam Gowa Tallo menyampaikan pesan Islam kepada kerajaan-kerajaan lain seperti Luwu, Wajo, Soppeng dan Bone. Raja Luwu segera menerima pesan Islam diikuti oleh raja Wajo tanggal 10 Mei 1610 dan raja Bone yang bergelar Sultan Adam menerima Islam tanggal 23 November 1611 M. Dengan demikian Gowa (Makasar) menjadi kerajaan yang berpengaruh dan disegani. Pelabuhannya sangat ramai disinggahi para pedagang dari berbagai daerah dan manca negara. Hal ini mendatangkan keuntungan yang luar biasa bagi kerajaan Gowa (Makasar). Puncak kejayaan kerajaan Makasar terjadi pada masa Sultan Hasanuddin (1653-1669).

4. Di Kalimantan
Islam masuk ke Kalimantan atau yang lebih dikenal dengan Borneo melalui tiga jalur. Jalur pertama melalui Malaka yang dikenal sebagai kerajaan Islam setelah Perlak dan Pasai. Jatuhnya Malaka ke tangan Portugis kian membuat dakwah semakin menyebar sebab para muballig dan komunitas muslim kebanyakan mendiamai pesisir barat Kalimantan.
Jalur kedua, Islam datang disebarkan oleh para muballig dari tanah Jawa. Ekspedisi dakwah ke Kalimantan ini mencapai puncaknya saat kerajaan Demak berdiri. Demak mengirimkan banyak Muballig ke negeri ini. Para da’i tersebut berusaha mencetak kader-kader yang akan melanjutkan misi dakwah ini. Maka lahirlah ulama besar, salah satunya adalah Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari.
Jalur ketiga para da’i datang dari Sulawesi (Makasar) terutama da’i yang terkenal saat itu adalah Datuk Ri Bandang dan Tuan Tunggang Parangan.

a. Kalimantan Selatan
Masuknya Islam di Kalimantan Selatan adalah diawali dengan adanya krisis kepemimpinan dipenghujung waktu berakhirnya kerajaan Daha Hindu. Saat itu Raden Samudra yang ditunjuk sebagai putra mahkota oleh kakeknya, Raja Sukarama minta bantuan kepada kerajaan Demak di Jawa dalam peperangan melawan pamannya sendiri, Raden Tumenggung Sultan Demak (Sultan Trenggono) menyetujuinya, asal Raden Samudra kelak bersedia masuk Islam.
Dalam peperangan itu Raden Samudra mendapat kemenangan. Maka sesuai dengan janjinya ia masuk Islam beserta kerabat keraton dan penduduk Banjar. Saat itulah tahun (1526 M) berdiri pertama kali kerajaan Islam Banjar dengan rajanya Raden Samudra dengan gelar Sultan Suryanullah atau Suriansyah. Raja-raja Banjar berikutnya adalah Sultan Rahmatullah (putra Sultan Suryanullah), Sultan Hidayatullah (putra Sultan Rahmatullah dan Marhum Panambahan atau Sultan Musta’in Billah. Wilayah yang dikuasainya meliputi daerah Sambas, Batang Lawai, Sukadana, Kota Waringin, Sampit Medawi, dan Sambangan.

b. Kalimantan Timur
Di Kalimantan Timur inilah dua orang da’i terkenal datang, yaitu Datuk Ri Bandang dan Tuan Tunggang Parangan, sehingga raja Kutai (raja Mahkota) tunduk kepada Islam diikuti oleh para pangeran, para menteri, panglima dan hulubalang. Untuk kegiatan dakwah ini dibangunlah sebuah masjid.
Tahun 1575 M, raja Mahkota berusaha menyebarkan Islam ke daerah-daerah sampai ke pedalaman Kalimantan Timur sampai daerah Muara Kaman, dilanjutkan oleh Putranya, Aji Di Langgar dan para penggantinya.


5. Di Maluku.

Kepulauan Maluku terkenal di dunia sebagai penghasil rempah-rempah, sehingga menjadi daya tarik para pedagang asing, tak terkecuali para pedagang muslim baik dari Sumatra, Jawa, Malaka atau dari manca negara. Hal ini menyebabkan cepatnya perkembangan dakwah Islam di kepulauan ini.
Islam masuk ke Maluku sekitar pertengahan abad ke 15 atau sekitar tahun 1440 dibawa oleh para pedagang muslim dari Pasai, Malaka dan Jawa (terutama para da’i yang dididik oleh para Wali Sanga di Jawa). Tahun 1460 M, Vongi Tidore, raja Ternate masuk Islam. Namun menurut H.J De Graaft (sejarawan Belanda) bahwa raja Ternate yang benar-benar muslim adalah Zaenal Abidin (1486-1500 M). Setelah itu Islam berkembang ke kerajaan-kerajaan yang ada di Maluku. Tetapi diantara sekian banyak kerajaan Islam yang paling menonjol adalah dua kerajaan , yaitu Ternate dan Tidore.

 

Iklan

Mantra-mantra Harry Potter

ACCIO Membuat benda melayang mendekati pemantra, meskipun dari jarak yang cukup jauh.

Catatan : Pemantra sedikitnya harus tahu benar letak benda yang ia cari.

ALOHOMORA Membuka pintu atau jendela yang terkunci

APPARATE Muncul di tempat manapun yang diinginkan.

Catatan : Hanya boleh dilakukan oleh penyihir berusia minimal 17 tahun dan telah lulus tes. Tidak dapat dipergunakan di lingkungan Hogwarts, serta merupakan salah satu mantra yang sulit dan kompleks, salah sedikit saja dapat membuat salah satu anggota tubuh si pemantra tertinggal di tempat asalnya sebelum ia berpindah

AVADA KEDAVRA Salah satu Kutukan Tak Termaafkan. Menyebabkan kematian seketika. Saat dirapalkan, akan ada kilatan cahaya berwarna hijau dan biasanya tidak meninggalkan bukti kerusakan pada tubuh maupun sebab kematian sehingga tidak dapat dideteksi oleh otopsi kaum Muggle.

AVIS Mengeluarkan burung kecil

CRUCIO Salah satu dari tiga Kutukan Tak Termaafkan. Kutukan ini menyebabkan korban mendapatkan kesakitan yang tak tertahankan. Beberapa korban kutukan ini menjadi gila

DELETRIUS Menghapus bayangan hantu yang dihasilkan oleh mantra PrioriIncantatem.

DENSAUGEO Membuat gigi terus membesar.

DIFFINDO Merobek sesuatu (seperti tas)

DISAPPARATE Menghilang dari suatu tempat. (kebalikan dari mantra Apparate)

DISSENDIUM Membuka pintu rahasia.

ENGORGIO Membuat ukuran target menjadi berlipat ganda.

ENNERVATE Menyadarkan orang yang pingsan

EXPECTO PATRONUM Menciptakan Patronus (pelindung) untuk mengusir Dementor.

Catatan : Sebentuk asap keperakan akan keluar dari ujung tongkat sihir saat menggunakan mantra ini. Bentuknya bermacam-macam, biasanya binatang. Kuat tidaknya Patronus, tergantung kepada kekuatan pikiran pemantra. Patronus adalah perwujudan pikiran-pikiran baik dan bahagia pemantra.

EXPELLIARMUS Melucuti senjata lawan.

FERULA Membalut dan membelat kaki yang patah.

FIDELIUS Menyembunyikan seseorang atau beberapa orang.

Catatan : Mantra ini sangat rumit dan kuat, karena dapat menyembunyikan seseorang maupun beberapa orang sekaligus dari orang-orang yang mencari.

FINITE INCABTATUM Menghentikan mantra-mantra yang sedang bekerja.

FURNUNCULUS Menyebabkan bisul bermunculan di seluruh wajah.

IMPEDMENTA Menghentikan atau memperlambat sebuah obyek.

IMPERIO Salah satu Kutukan Tak Termaafkan. Kutukan ini membuat korban menjadi sepenuhnya dibawah pengaruh perapal mantra, dan melakukan apa pun yang diinginkan oleh sang pemantra.

IMPERVIUS Membuat sesuatu jadi tahan / kedap air.

INCEDIO Menyalakan api.

LOCOMOTOR MORTIS ‘Mengikat’ kaki korban, sehingga tidak dapat berjalan.

LUMOS Menyalakan sebuah cahaya kecil di ujung tongkat.

MOBILICORPUS Menggerakkan atau memindahkan tubuh seseorang.

Catatan : Biasanya digunakan saat korbannya dalam keadaan tidak sadar atau tidak berdaya.

MORS MORDE Memunculkan gambar tengkorak yang bercahaya, di langit, dan seekor ular keluar dari mulut tengkorak. Merupakan tanda Lord Voldemort dan para pengikutnya.

NOX Mematikan cahaya di ujung tongkat (kebalikan mantra Lumos).

OBLIVIATE Menghapus atau memodifikasi ingatan seseorang

ORCHIDEUS Mengeluarkan sebentuk karangan bunga dari ujung tongkat.

PETRITICUS TOTALUS Membuat sekujur tubuh korban menjadi kaku

PRIOR INCANTATO Mengeluarkan bayangan hantu dari tongkat

QUIETUS Membuat suara perapal mantra menjadi normal, setelah memakai mantra Sonorus.

REDUCTO Menghancurkan benda padat yang menghalangi jalan.

REPARO Mengembalikan keadaan suatu benda ke keadaan sebelum benda itu rusak.

RICTUSEMPRA Membuat korban terbahak-bahak tanpa dapat mengontrolnya.

RIDDIKULUS Mantra untuk menghadapi Boggart.

Catatan : Mantra ini membuat Boggart berubah menjadi apa pun yang kita suka, sehingga tidak menakutkan lagi (karena Boggart dapat berubah menjadi apa saja yang menjadi ketakutan terbesar korbannya)

SERPENSORTIA Mengeluarkan ular besar dari ujung tongkat yang mengarah ke lawan pemantra

STUPEFY Membuat korban menjadi tidak sadar.

TARANTALLEGRA Membuat kaki korban bergerak tanpa kendali, seperti sedang berdansa cepat

WADDIWASI Mengeluarkan sebuah benda dan membuangnya ke arah tertentu.

WINGARDIUM LEVIOSA Menerbangkan benda.

Gejala Umum Penderita Kanker Paru-paru

Gejala paling umum yang ditemui pada penderita kanker paru adalah:

1. Batuk yang terus menerus atau menjadi hebat.

2. Dahak berdarah, berubah warna dan makin banyak.

3. Napas sesak dan pendek-pendek.

4. Sakit kepala, nyeri atau retak tulang dengan sebab yang tidak jelas.

5. Kelelahan kronis

6. Kehilangan selara makan atau turunnya berat badan tanpa sebab yang jelas.

7. Suara serak/parau.

8. Pembengkakan di wajah atau leher.

 

Inhaler

Inhaler ini merupakan yang paling direkomendasikan bagi anak – anak yang sudah bisa menggunakannya. Apalagi bagi penderita yang membutuhkan obat asma pengontol tiap hari.
Inhaler

Kelebihan bentuk inhaler ini adalah :

  • Obat yang disemprotkan langsung masuk ke saluran nafas sehingga efek kerjanya menjadi lebih cepat.
  • karena langsung masuk ke saluran nafas maka dibutuhkan dosis yang lebih kecil dibandingkan dengan obat yang diminum.
  • Efek samping bentuk inhaler lebih kecil karena langsung ke saluran nafas dan dosisnya lebih kecil. Bandingkan dengan obat yang diminum, dari mulai ditelan sampai ke organ target yaitu saluran nafas melewati lambung,usus,hati, jantung baru deh sampai ke paru – paru.

Kekurangannya, harganya sedikit mahal dan perlu belajar untuk menggunakannya, khususnya buat anak – anak.

Berikut, cara penggunaan obat asma inhaler yang benar :

  1. Kocok dahulu inhaler tersebut.
  2. Keluarkan nafas, supaya ketika menghisap nanti dapat menarik nafas dalam.
  3. Letakkan inhaler di mulut.
  4. Semprotkan inhaler dengan memencet botol obatnya, dan pada saat yang sama, tarik nafas dalam – dalam. Tahap ini sangat penting karena kalau kita menyemprot dulu dan baru beberapa saat menghisap maka obat yang disemprot sudah akan lebih dulu menempel pada rongga mulut, tidak masuk ke paru – paru. Jadi, menyemprot sambil tarik nafas.
  5. Setelah tarik nafas dan obat masuk ke paru -paru, tahan sebentar, mungkin sekitar 10 hitungan, supaya obat yang telah masuk jangan sampai keluar.

SKL UN SMP Bahasa Inggris 2010-2011

2. BAHASA INGGRIS SMP/MTs

NO. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN INDIKATOR
1. Membaca

Memahami makna dalam wacana tertulis pendek baik teks fungsional maupun esai sederhana berbentuk deskriptif (descriptive, procedure, maupun report) dan naratif (narrative dan recount) dalam konteks  kehidupan sehari-hari.

Menentukan gambaran umum/ informasi tertentu/ informasi tersirat/ makna kata/ frase dalam teks berbentuk caution/ notice/ warning.
Menentukan gambaran umum/pikiran utama/informasi rinci tersurat/ informasi tersirat/ informasi tertentu/ rujukan kata/ makna kata/ frasa dalam teks berbentuk kartu ucapan (greeting card).
Menentukan gambaran umum/pikiran utama/informasi rinci tersurat/ informasi tersirat/ informasi tertentu/ rujukan kata/ makna kata/ frasa/ kalimat dalam teks berbentuk (recount).
Menentukan gambaran umum/pikiran utama/informasi rinci tersurat/ informasi tersirat/ informasi tertentu/ rujukan kata/ tujuan komunikatif/ makna kata/ frasa/ kalimat dalam teks berbentuk surat (letter).
Menentukan gambaran umum/ informasi tersirat/ informasi tertentu/ rujukan kata/ makna kata/ frasa dalam teks berbentuk (label).
Menentukan gambaran umum/pikiran utama/informasi rinci tersurat/ informasi tersirat/ informasi tertentu/ rujukan kata/ tujuan komunikatif/ makna kata/ frasa/ kalimat dari teks deskriptif (descriptive).
Menentukan gambaran umum/ pikiran utama/ informasi rinci tersurat/ informasi tersirat/ informasi tertentu/ rujukan kata/ makna kata/ frasa/ kalimat teks berbentuk pesan pendek (short message).
Menentukan gambaran umum/ pikiran utama/ informasi rinci tersurat/ informasi tersirat/ informasi tertentu/ rujukan kata/ makna kata/ frasa/ kalimat dalam teks iklan (advertisement).
Menentukan gambaran umum/ pikiran utama/ informasi rinci tersurat/ informasi tersirat/ informasi tertentu/ rujukan kata/ pesan moral/ makna kata/ frasa/ kalimat dalam teks berbentuk naratif (narrative).
Menentukan gambaran umum/ pikiran utama/ informasi rinci tersurat/ informasi tersirat/ informasi tertentu/ rujukan kata/ makna kata/ frasa/ kalimat dalam teks berbentuk pengumuman (announcement).
Menentukan gambaran umum/ pikiran utama/ informasi rinci tersurat/ informasi tersirat/ informasi tertentu/ rujukan kata/ tujuan komunikatif/ makna kata/ frasa/ kalimat dalam teks berbentuk laporan (report).
Menentukan gambaran umum/ pikiran utama/ informasi rinci tersurat/ informasi tersirat/ informasi tertentu/ rujukan kata/ makna kata/ frasa/ kalimat dalam teks berbentuk prosedur (procedure).
Menentukan gambaran umum/ pikiran utama/ informasi rinci tersurat/ informasi tersirat/ informasi tertentu/ rujukan kata/ makna kata/ frasa/ kalimat teks berbentuk undangan (invitation).
2. Menulis

Mengungkapkan makna secara tertulis teks fungsional pendek dan esai sederhana berbentuk deskriptif (descriptive, procedure, maupun report) dan naratif (narrative dan recount) dalam konteks kehidupan sehari-hari.

Menentukan kata yang tepat untuk melengkapi teks bentuk deskriptif / recount/ procedure sederhana.
Menentukan susunan kata yang tepat untuk membuat kalimat yang bermakna.
Menentukan susunan kalimat yang tepat untuk membuat paragraf  yang padu dan bermakna.

 

SKL UN SMP Matematika 2010-2011

3. MATEMATIKA SMP/MTs

NO. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN INDIKATOR
1. Menggunakan konsep operasi hitung dan sifat-sifat bilangan, perbandingan, aritmetika sosial, barisan bilangan, serta menggunakannya  dalam pemecahan masalah. Menghitung hasil operasi tambah, kurang, kali dan bagi pada bilangan bulat.
Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan bilangan pecahan.
Mengurutkan pecahan, jika diberikan beberapa jenis pecahan.
Menyelesaikan masalah berkaitan dengan skala dan perbandingan.
Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan jual-beli.
Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan perbankan atau koperasi.
Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan menentukan suku ke-n suatu barisan.
2. Memahami operasi bentuk aljabar, konsep persamaan dan pertidaksamaan linear, persamaan garis, himpunan, relasi, fungsi, sistem persamaan linear, serta menggunakannya dalam pemecahaan masalah. Mengalikan bentuk aljabar.
Menghitung operasi tambah, kurang, kali, bagi atau kuadrat bentuk aljabar.
Menyederhanakan bentuk aljabar dengan memfaktorkan.
Menentukan penyelesaian persamaan linear satu variabel dalam bentuk pecahan.
Menentukan irisan atau gabungan dua himpunan .
Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan irisan atau gabungan dua himpunan.
Menyelesaikan soal yang berkaitan dengan relasi atau fungsi.
Menentukan gradien, persamaan garis dan grafiknya.
Menentukan penyelesaian sistem persamaan linear dua variabel.
3. Memahami bangun datar, bangun ruang, garis sejajar, dan sudut serta menggunakannya dalam pemecahan masalah. Menyelesaikan soal dengan menggunakan teorema Pythagoras.
Menghitung luas gabungan dua bangun datar
Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan luas gabungan dua bangun datar.
Menyelesaikan soal keliling gabungan dua bangun datar dan penggunaan konsep keliling dalam kehidupan sehari-hari.
Menghitung besar sudut yang melibatkan sudut dalam dan sudut luar segitiga.
Menghitung besar sudut yang terbentuk jika dua garis sejajar berpotongan dengan garis lain.
Menghitung besar sudut pusat atau sudut keliling pada lingkaran.
Menghitung luas juring lingkaran dari unsur yang diketahui.
Menyelesaikan masalah dengan menggunakan konsep kesebangunan.
Menyelesaikan soal dengan menggunakan konsep kesebangunan dari dua trapesium sebangun.
Menyelesaikan soal dengan menggunakan konsep kongruensi.
Menentukan unsur-unsur pada kubus atau balok.
Menyelesaikan soal jaring-jaring bangun ruang sisi datar.
Menentukan volume bangun ruang sisi datar dan sisi lengkung.
Menghitung luas permukaan bangun ruang sisi datar dan sisi lengkung.
4. Memahami konsep dalam statiska, serta menerapkannya dalam pemecahan masalah. Menentukan ukuran pemusatan dan menggunakannya dalam menyelesaikan masalah sehari-hari.
Menyajikan dan menafsirkan data.

 

SKL UN SMP Bahasa Indonesia 2010-2011

1.  BAHASA INDONESIA SMP/MTs

NO. STANDAR  KOMPETENSI LULUSAN INDIKATOR
1. Membaca

Membaca dan memahami berbagai                                             ragam wacana tulis (artikel, berita, opini/tajuk, tabel, bagan, grafik, peta, denah), berbagai karya sastra berbentuk puisi, cerpen, novel, dan drama.

Menentukan gagasan utama.

Menentukan kalimat utama.

Menentukan kritik terhadap isi bacaan.
Menentukan persamaan isi berita.

Menentukan perbedaan penyajian berita.

Menentukan kalimat fakta dalam paragraf.

Menentukan dua kalimat pendapat pada paragraf .

Menentukan simpulan isi paragraf.
Menentukan gagasan utama tajuk.

Menentukan kalimat fakta dalam tajuk.

Menentukan keberpihakan penulis tajuk.

Menentukan pernyataan yang sesuai dengan isi bagan.

Menentukan simpulan isi grafik/ tabel/ bagan/ denah/ peta.

Menentukan pertanyaan yang jawabannya terdapat dalam tabel.

Menentukan perjalanan yang paling efektif berdasarkan peta/denah.

Menentukan tema puisi.

Menentukan suasana yang tergambar pada puisi.

Menentukan citraan dalam puisi.

Menentukan misi/ tujuan puisi.

Menentukan bukti perwatakan tokoh dalam penggalan cerpen.

Menentukan bukti latar (waktu, tempat, suasana) dalam penggalan cerpen.

Menentukan sudut pandang pengarang dalam penggalan cerpen.

Menentukan perbedaan tema atau sudut pandang dalam penggalan novel.
Menentukan latar (waktu, tempat) dalam kutipan drama.

Menentukan amanat dalam kutipan drama.

2. Menulis

Menulis karangan nonsastra dengan menggunakan kosakata yang bervariasi dan efektif dalam bentuk buku harian, surat resmi, surat pribadi, pesan singkat, laporan, petunjuk, rangkuman, slogan dan poster, iklan baris, teks pidato, karya ilmiah, dan menyunting serta menulis karya sastra puisi dan drama.

Menentukan kalimat dalam buku harian sesuai dengan ilustrasi.
Melengkapi pesan.

Menentukan isi pesan singkat sesuai dengan ilustrasi.

Menyusun deretan kalimat menjadi paragraf yang padu.
Melengkapi bagian surat pribadi yang rumpang.
Melengkapi bagian surat resmi yang rumpang.

Memperbaiki bagian surat resmi yang tidak tepat.

Menentukan rangkuman bacaan.
Menentukan slogan yang sesuai dengan ilustrasi.
Melengkapi kalimat rumpang dalam petunjuk melakukan sesuatu.

Menyusun deretan kalimat petunjuk melakukan sesuatu yang disusun secara acak.

Menentukan bagian-bagian dalam teks pidato.

Melengkapi teks pidato yang rumpang.

Menentukan rumusan masalah karya ilmiah berdasarkan tema.

Menentukan latar belakang suatu karya ilmiah berdasarkan identifikasi masalah.

Menentukan penulisan daftar pustaka.

Memperbaiki kalimat tidak efektif dalam paragraf.

Memperbaiki pilihan kata yang salah dalam paragraf.

Memperbaiki penulisan huruf.

Melengkapi pantun yang rumpang.
Melengkapi puisi dengan larik bermajas.

Menentukan puisi yang sesuai dengan ilustrasi.

Melengkapi kutipan dialog drama yang rumpang.